Posted files under ‘persiapan




PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

KEBUGARAN JASMANI

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN LATIHAN KEBUGARAN JASMANI DAN CARA MENGUKURNYA SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR

  1. Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta  nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.
  2. Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran, semangat, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri

Modul kebugaran jasmani

Sistem latihan sirkuit diperkenalkan oleh Morgan dan Adamson pada 1953 di University of Leeds di Inggris. Latihan ini dapat memperbaiki secara serempak fitnes keseluruhan dari tubuh, yaitu komponen power, daya tahan, kecepatan, fleksibilitas, mobilitas, dan komponen-komponen lainnya. Bentuk latihan dalam sirkuit adalah kombinasi dari semua unsur fisik. Jenis latihannya lari naik turun tangga, lari ke samping, ke belakang, melempar bola, memukul bola dengan raket, melompat, berbagai bentuk latihan beban, setiap pos (lari zig-zag, pull-up, lempar bola medicine, squat jump, naik turun tambang, press, squat thrust, rowing, dan lari 200 meter) yang disusun dalam lingkaran.

Fungsi Tes dan Pengukuran Kebugaran Jasmani:

  1. mengukur kemampuan fisik siswa
  2. menentukan status kondisi fisik siswa
  3. menilai kemampuan fisik siswa sebagai salah satu tujuan pengajaran penjas
  4. mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa
  5. sebagai bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani
  6. sebagai salah satu bahan masukan dalam memberikan nilai penjas

Bentuk tes kesegaran jasmani Indonesia untuk siswa SMA.Terdiri 5 bbutir, yaitu

  1. lari cepat 60 meter
  2. angkat tubuh (pull-up/30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra
  3. baring duduk (sit-up/60 detik)
  4. loncat tegak (vertical jump)
  5. lari jauh (1000 meter untuk putri dan 1200 meter untuk putra)

Tujuan untuk mengukur kemampuan fisik siswa dan menentukan tingkat kesegaran jasmani siswa.

Klasifikasi nilai:

Tes lari 60 meter cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 60 meter. Waktu dicatat sampai sepersepuluh detik.)

Tes angkat tubuh 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah angkatan tubuh yang dilakukan dengan benar selama 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra). Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi nilai 0 (nol)

Tes baring duduk 60 detik cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah baring duduk yang dilakukan dengan benar selama 60 detik. Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi 0 (nol)

Tes loncat tegak cara memberi skor: (ambil tinggi raihan yang tertinggi dari ketiga kali loncatan, sebagai hasil tes loncat tegak. Hasil loncat tegak diperoleh dengan cara hasil raihan tertinggi dari salah satu loncatan tersebut dikurangi tinggi raihan tanpa loncatan.

Tes lari jauh (1000 meter untuk puteri dan 1200 meter untuk putra)

Cara memberi skor; hasil yang dicatat sebagai skor 1000 meter (putri) dan 1200 meter (putra) adalah waktu yang dicapai dalam menempuh jarak tersebut. Hasil dicatat  sampai sepersepuluh detik..

Soal-soal kebugaran jasmani

  1. Kombinasi dari semua unsur latihan kebugaran jasmani adalahcircuit training
  2. latihan sirkuit training diperkenalkan pertama kali oleh Morgan dan Adamson
  3. bentuk-bentuk latihan sirkuit training biasanya disusun dalam bentuk lingkaran
  4. landasan latihan sirkuit yaitu melakukan suatu jumlah pekerjaan atau latihan dalam waktu sesingkat-singkatnya
  5. kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang membebani otot dalam waktu yang cukup lama disebut daya tahan otot

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 PENDAKIAN GUNUNG

Mei 29, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009
PENDAKIAN GUNUNG

STANDAR KOMPETENSI
MEMPRAKTIKKAN PERENCANAAN PENJELAJAHAN DAN PENYELAMATAN AKTIVITAS DI ALAM BEBAS DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR

1. Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah gunung serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok
2. Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok
3. Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat

Modul pendakian gunung:
Perlengkapan mendaki gunung; sepatu (sol yang baik dan mempunyai kembang yang besar dengan ceruk yang tajam serta berpunggung tinggi), ransel (kenyamanan membawa ransel tergantung pada pengepakan barang didalamnya, yaitu prinsip pengepakan letakkan barang yang berat di bagian atas dengan dibagi sebelah kiri dan kanan), pakaian (parka/anorak) jaket untuk menahan angin dan air, tenda, perlengkapan tidur (down atau duvet), perlengkapan masak (nesting/satu set panci yg dapat disusun bila tidak dipakai), perlengkapan makanan (makanan siap saji atau instan; kornet, sarden, mie instan, biskuit, coklat, havermout),perlengkapan tambahan (payung penampung hujan&lentera,)

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 SENAM LANTAI

Mei 29, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

SENAM LANTAI

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN KETERAMPILAN RANGKAIAN SENAM LANTAI DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

  1. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggung jawab dan menghargai teman.
  2. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman

Modul senam lantai

  1. Berdiri dengan dua tangan (handstand)

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan handstand; pinggang terlalu melenting, kepala kurang menengadah, siku-siku bengkok

  1. Latihan gerakan guling lenting (neckspring)

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan neckspring; pada saat kedua kaki dilemparkan, kedua lutut bengkok, kedua kaki terbbuka

Teknik dasar gerakan gerakan senam lantai; guling depan, guling belakang, kayang, sikap lilin, guling lenting, berdiri dengan kepala dan berdiri dengan kedua telapak tangan, maka dilanjutkan dengan rangkaian gerakan dari masing-masing latihan tersebut.

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 SENAM RITMIK

Mei 29, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

SENAM RITMIK

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN AKTIVITAS RITMIK TANPA ALAT DENGAN KOORDINASI YANG BAIK DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

  1. Mempraktikkan kombinasi keterampilan langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan dan estetika.
  2. Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin, toleransi, keluesan dan estetika

Modul senam ritmik

Pelopor senam aerobik adalah Dr. Kenneth Cooper tahun 1960 yaitu konsep ritme musik dan gerakan yang teratur, sehingga tubuh dapat memompa oksigen dan meningkatkan denyut jantung

Aerobik adalah kegiatan atau gerak badan yang menuntut lebih banyak oksigen untuk memperpanjang waktu dan memaksa tubuh untuk memperbaiki sistimnya.

Menurut  Jackie Sorensens (Amerika Serikat): senam aerobik atau senam kesegaran jasmani adalah suatu program kesegaran jasmani yang lengkap, meliputi latihan dan kegembiraan dengan mengekspresikan segala perasaan dengan tertawa, melompat, menendang, jogging, meregang, bergoyang dengan mengombinasikan gerakan dansa atau gerakan tarian tradisional, tari rakyat, tari kontemporer.

Macam-macam senam aerobik menurut cara melakukan dan musik sebagai pengiringnya dibedakan ada lima:

  1. High impact aerobics (senam aerobik gerakan keras)
  2. Low impact aerobics (senam aerobik gerakan ringan)
  3. Discorobic (kombinasi antara gerakan aerobic gerakan keras, ringan dan disco)
  4. Rokrobic (kombinasi gerakan aerobic keras, ringan dan gerakan rock n’roll)
  5. Aerobic sport (kombinasi antara gerakan aerobic keras, ringan dan gerakan kelentukan)

Manfaat senam aerobic:

  1. Dapat membakar lemak yang berlebihan di tubuh, meninkatkan daya tahan jantung dan paru, serta memperbaiki penampilan, mengguatkan, mengencangkan dan membentuk otot bagian tubuh,yaitu pinggul, paha, pinggang, perut, dada, punggung, lengan dan kaki.
  2. Program penurunan berat badan
  3. Meningkatkan nafsu makan
  4. Mencegah penyakit yang menyerang tubuh
  5. Meningkatkan kelentukan, keseimbangan, koordinasi, kelincahan, daya tahan dan sanggup melakukan kegiatan lainnya.
  1. Agar dapat meningkatkan kesegaran jasmani latihan dilakukan secara teratur dengan takaran yang cukup, yaitu
  1. Intensitas latihan dapat dilihat dari denyut nadi, apabila usia 40 tahun ke atas denyut nadi awal 125/menit, maka denyut nadi akhir tidak boleh lebih dari 153/menit setelah latihan. Untuk usia 15-17 tahun denyut nadi awal 143/menit, maka denyut nadi tidak boleh lebih dari 174/menit setelah latihan.
  2. Lamanya latihan : minimal 15 menit
  3. Frekuensi latihan : 3 hari dalam 1 minggu/ 5 hari/minnggu

B. Gejala fisik selama latihan:

  1. sesak nafas karena pemanasan kurang
  2. mual dan muntah, kunang-kunang, berdebar karena takaran latihan terlalu tinggi
  3. sukar tidur karena latihan kurang dari 3 jam waktu tidur.

C. Makanan dan minuman : 2 jam sebelum latihan

D. Perlengkapan : pakaian tidak terlalu  ketat, bahan mudah menyerap keringat

E. Tahap-tahap melakukan senam :

1. pemanasan 10 menit

2. latihan inti 15-20 menit

3. pendinginan/pelemasan 5 menit

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 PENCAK SILAT

Mei 28, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PENCAK SILAT

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras, dan percaya diri.

Modul pencak silat:

Teknik pembelaan merupakan prinsip utama dalam pencak silat

Dasar hindaran/elakan dan tangkisan untuk memperkuat pembelaan aktif dan serangan balasan

Pembelaan diri terdiri dari ;

  1. pembelaan dasar (hindaran elakan dan tangkisan)
  2. pembelaan lanjutan
  3. pembelaan tinggi

Hindaran adalah suatu usaha pembelaan dengan cara memindahkan bagian-bagian badan yang menjadi sasaran serangan, dengan melangkah atau memindahkan kaki. Hal ini terdiri dari; hindar hadap, hindar sisi, hindar angkat kaki, hindar kaki silang

Elakan adalah suatu usaha pembelaan yang dilakukan dengan sikap kaki yang tidak berpindah tempat atau kembali ke tempat semula. Hal ini terdiri dari; elakan bawah, elakan atas, elakan samping, elakan belakang lurus atau berputar dalam posisi kuda-kuda depan

Tangkisan adalah usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan, tujuannya untuk mengalihkan serangan dan membendung atau menahan seranngan. Sikap kuda-kuda dan sikap tubuh dengan menggunakan satu lengan, siku, dua lengan, dan kaki. Hal ini terdiri dari; tangkisan satu lengan, tangkisan siku, tangkisan dua tangan, tangkisan kaki

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 ATLETIK

Mei 28, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

ATLETIK

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan bermain atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri.

Modul atleti (lompat tinggi)

Tujuan lompat tinggi adalah agar pelompat dapat mencapai lompatan yang setinggi-tingginya.

Unsur lompatan meliputi; awalan, tumpuan, saat melewati mistar, mendarat

Teknik dasar lompat tinggi gaya stradle (gaya guling perut)

Teknik dasar lompat tinggi gaya flop

Teknik dasar lompat tinggi gaya gunting atau gaya Swenney

Teknik dasar lompat tinggi gaya western roll

Teknik dasar lompat tinggi gaya Scott

Sebelum teknik lompat tinggi gaya gunting adalah gaya jongkok hal ini terjadi pada th 1880 – 1896

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi

  1. awalan kurang baik, kurang cepat atau terlalu cepat

Hal-hal yang harus dihindari

  1. memperpendek langkah akhir (pada awalan)
  2. kecondongan badan ke depan

Hal-hal yang harus di utamakan

  1. rendahkan titik pusat grafitasi pada saat langkah terakhir (pada awalan)

Soal-soal lompat jauh:

  1. Unsur lompatan meliputi; awalan, tumpuan, saat melewati mistar, mendarat
  2. Gaya  lompat tinggi meliputi;
    1. gaya stradle (gaya guling perut)
    2. Teknik dasar lompat tinggi gaya flop
    3. Teknik dasar lompat tinggi gaya gunting atau gaya Swenney
    4. Teknik dasar lompat tinggi gaya western roll
    5. Teknik dasar lompat tinggi gaya Scott
  3. Sebelum teknik lompat tinggi gaya gunting adalah gaya jongkok hal ini terjadi pada th 1880 – 1896
  4. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi awalan kurang baik, kurang cepat atau terlalu cepat
  5. Hal-hal yang harus dihindari memperpendek langkah akhir (pada awalan), kecondongan badan ke depan

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 PERMAINAN

Mei 28, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PERMAINAN

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN LATIHAN KEBUGARAN JASMANI DAN CARA MENGUKURNYA SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR

  1. Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta  nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.
  2. Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran, semangat, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri

Modul kebugaran jasmani

Sistem latihan sirkuit diperkenalkan oleh Morgan dan Adamson pada 1953 di University of Leeds di Inggris. Latihan ini dapat memperbaiki secara serempak fitnes keseluruhan dari tubuh, yaitu komponen power, daya tahan, kecepatan, fleksibilitas, mobilitas, dan komponen-komponen lainnya. Bentuk latihan dalam sirkuit adalah kombinasi dari semua unsur fisik. Jenis latihannya lari naik turun tangga, lari ke samping, ke belakang, melempar bola, memukul bola dengan raket, melompat, berbagai bentuk latihan beban, setiap pos (lari zig-zag, pull-up, lempar bola medicine, squat jump, naik turun tambang, press, squat thrust, rowing, dan lari 200 meter) yang disusun dalam lingkaran.

Fungsi Tes dan Pengukuran Kebugaran Jasmani:

  1. mengukur kemampuan fisik siswa
  2. menentukan status kondisi fisik siswa
  3. menilai kemampuan fisik siswa sebagai salah satu tujuan pengajaran penjas
  4. mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa
  5. sebagai bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani
  6. sebagai salah satu bahan masukan dalam memberikan nilai penjas

Bentuk tes kesegaran jasmani Indonesia untuk siswa SMA.Terdiri 5 bbutir, yaitu

  1. lari cepat 60 meter
  2. angkat tubuh (pull-up/30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra
  3. baring duduk (sit-up/60 detik)
  4. loncat tegak (vertical jump)
  5. lari jauh (1000 meter untuk putri dan 1200 meter untuk putra)

Tujuan untuk mengukur kemampuan fisik siswa dan menentukan tingkat kesegaran jasmani siswa.

Klasifikasi nilai:

Tes lari 60 meter cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 60 meter. Waktu dicatat sampai sepersepuluh detik.)

Tes angkat tubuh 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah angkatan tubuh yang dilakukan dengan benar selama 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra). Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi nilai 0 (nol)

Tes baring duduk 60 detik cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah baring duduk yang dilakukan dengan benar selama 60 detik. Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi 0 (nol)

Tes loncat tegak cara memberi skor: (ambil tinggi raihan yang tertinggi dari ketiga kali loncatan, sebagai hasil tes loncat tegak. Hasil loncat tegak diperoleh dengan cara hasil raihan tertinggi dari salah satu loncatan tersebut dikurangi tinggi raihan tanpa loncatan.

Tes lari jauh (1000 meter untuk puteri dan 1200 meter untuk putra)

Cara memberi skor; hasil yang dicatat sebagai skor 1000 meter (putri) dan 1200 meter (putra) adalah waktu yang dicapai dalam menempuh jarak tersebut. Hasil dicatat  sampai sepersepuluh detik..

Soal-soal kebugaran jasmani

  1. Kombinasi dari semua unsur latihan kebugaran jasmani adalahcircuit training
  2. latihan sirkuit training diperkenalkan pertama kali oleh Morgan dan Adamson
  3. bentuk-bentuk latihan sirkuit training biasanya disusun dalam bentuk lingkaran
  4. landasan latihan sirkuit yaitu melakukan suatu jumlah pekerjaan atau latihan dalam waktu sesingkat-singkatnya
  5. kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang membebani otot dalam waktu yang cukup lama disebut daya tahan otot

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009 PERMAINAN

Mei 28, 2009

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PERMAINAN

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola besar dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai semangat, percaya diri.

Modul sepak bola:

Teknik dasar sepak bola:

  1. teknik gerak tipu dengan bola gerak menipu hingga dapat melampaui lawan
  2. teknik menyundul bola
  3. teknik merampas bola
  4. teknik melempar bola ke dalam (throw in)
  5. teknik menjaga gawang

Peraturan permainan:

  1. Permulaan permainan (the start of play)
    1. sebelum permainan dimulai, terlebih dahulu dilakukan undian oleh kedua kapten kesebelasan. Regu yang menang undian dapat memilih tempat atau tendangan permulaan
    2. penendang permulaan tidak boleh memainkan bola lebih dari satu sentuhan, sebelum bola tersebut disentuh oleh pemain lain
  2. Bola di dalam dan di luar permainan (ball in and out of play)
    1. bola diluar permainan apabila bola seluruhnya telah melewati garis gawang atau garis samping baik menggulir di tanah maupun melayang di udara. Penonton masuk kedalam permainan, bola kemps atau pecah, wasit memeriksa sepatu pemain
    1. Bola di dalam permainan apabila kejadian-kejadian bola belum seluruhnya melewati lebarnya garis samping atau lebarnya garis gawang, bola mental kembali ke lapangan permainan dari tiang gawang atau tiang bendera sudut lapangan

Soal-soal sepak bola:

  1. Sebutkan 3 jenis pelanggaran dalam permainan sepak bola
  2. Sebutkan 5 teknik dasar sepak bola !
  3. Sebutkan bagian tubuh yang dapat digunakan untuk memainkan bola dalam permainan sepak bola
  4. Jelaskan 2 macam pelanggaran yang menyebabkan terjadinya hukuman tendangan penalti
  5. Tujuan melakukan gerak tipu permainan sepak bola adalah …
  6. Perkenaan bola dengan bagian kepala saat menyundul bola adalah…
  7. Teknik lemparan ke dalam adalah…

Pembahasan:

1. Pelanggaran :

1. menjatuhkan lawan dengan punggung saat lawan lompat merebut bola dengan heading

2. upaya merebut bola dari lawan dengan mengunci kaki lawan hingga jatuh

3. menghadang kaki lawan yang sedang menggiring bola

2. 5 teknik dasar sepak bola

1. menendang

2. menggiring

3. menyundul

4. kontroling

5. menangkap menjaga gawang

3. Bagian tubuh untuk memainkan bola

1. kepala

2. badan

3. kaki

4. 2 macam pelanggaran yang menyebabkan terjadinya hukuman pinalti

1. tangan menyentuh bola dalam daerah kiper pertahanan sendiri kecuali kiper

2. menjatuhkan lawan dengan sengaja di daerah kiper

5.Gerak menipu hingga dapat melampaui lawan

  1. Kepala bagian dahi biasa digunakan untuk menyundul bola
  2. Teknik lemparan ke dalam, yaitu bola dipegang dengan kedua telapak tangan, lemparan dilakukan dari atas kepala, kedua kaki berpijak di tanah, bola dilempar ke arah lapangan permainan

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PERMAINAN

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola besar dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai semangat, percaya diri.

Modul bola voli:

Teknik dasar bola voli:

  1. Smash (spike) smash adalah tindakan memukul bola ke lapangan lawan, sehingga bola bergerak melewati atas jaring dan mengakibatkan pihak lawan sulit mengembalikannya.

Gerakan smash secara berurutan yaitu teknik: langkah awalan, tolakan untuk meloncat, memukul bola saat melayang di udara, saat mendarat kembali setelah memukul bola

  1. Bendungan (block), ada 2 macam bendungan, yaitu bendungan aktif dan bendungan pasif

Bendungan aktif yaitu pada saat melakukan bendungan, tangan pemain digerakkan dengan kuat dan lengan dekat sekali dengan net. Bendungan pasif yaitu tangan pemain pada waktu melakukan bendungan dijulurkan ke atas tanpa digerakkan. Empat tahap melakukan bendungan : 1. tahap pertama bergerak menuju arah bola

2. tahap kedua take of atau melompat

3. tahap ke tiga kontak dengan bola

4. tahap ke empat mendarat

Sistem pemberian angka:

Untuk memenangkan pertandingan: suatu set dimenangkan oleh regu yang lebih dahulu meraih angka 25 dengan memimpin minimal 2 angka  atas lawannya. Dalam keadaan sama 24-24 permainan dilanjutkan sampai satu regu memimpin 2 angka atas lawannya (24 -26, 25-27,), tidak terbatas.

Suatu pertandingan dianggap dimenangkan oleh tim apabila telah memenangkan 3 set, apabila kedudukan 2 – 2 maka set ke tiga skor permainan 15 atau minimal selisih 2 angka.

Pergantian pemain:

  1. maksimal 6 kali pergantian pemain
  2. seorang pemain yang sedang dalam permainan dapat keluar (diganti) dan kembali masuk, tetapi hanya satu kali dalam satu set, dan harus menempati posisi pemain yang menggantikannya
  3. seorang pemain pengganti hanya boleh masuk mengganti satu kali dalam satu set, di posisi pemain yang keluar lapangan, dan ia hanya dapat diganti oleh pemain yang sama
  4. pemain libero sebagai pemain bertahan dan posisinya berada didaerah belakang

Soal-soal bola voli:

  1. Memukul bola dengan sekeras-kerasnya dari atas jaring dalam permainan bola voli disebut smash
  2. Teknik smash adalah langkah awalan, tolakan untuk meloncat, memukul bola saat melayang diudara, mendarat setelah memukul bola
  3. Pada saat melakukan bendungan, tangan pemain digerakkan dengan kuat dan lengan berada dekat dengan net. Teknik bendungan ini disebut bendungan aktif
  4. Tahap-tahap melakukan bendungan adalah bergerak menuju arah bola,take of atau melompat, kontak dengan bola, mendarat
  5. Suatu pertandingan dimenangkan oleh regu yang memenangkan sebanyak tiga set
  6. Bila kedudukan set sama 2-2 ( set penentuan ) dimainkan sampai angka 15 atau minimal selisih 2 angka.

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PERMAINAN

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola besar dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai semangat, percaya diri.

Modul bola basket:

Teknik dasar bola basket

  1. teknik menembak bola basket, tembakan satu tangan di atas kepala, lay up, menangkap bola dilanjutkan menembak (lay up), tembakan meloncat dengnan dua tangan (jump shot) dan tembakan kaitan
  2. teknik dasar bertumpu satu kaki (pivot), gerakan pivot berputar ke segala arah dengan bertumpu pada salah satu kaki (kaki poros) pada saat pemain tersebut menguasai bola

Peraturan permainan:

  1. awal permainan: pertandingan tidak dapat dimulai jika salah satu regu belum berada di lapangan dengan 5 orang pemain yang siap untuk bermain
  2. Kedudukan bola : bola berada dalam permainan pada saat bola dilepaskan dari tangan wasit
  3. bola loncat: terjadi bila wasit melakukan lemparan bola ke atas diantara kedua pemain yang berlawanan
  4. cara memainkan bola: dalam permainan bola basket, bola dimainkan dengan tangan
  5. kontrol bola: seorang pemain disebut sedang mengontrol bola bilamana ia sedang memegang atau memantul-mantulkan bola dalam permainan
  6. Bola masuk & gol yang akan didapatkan, yaitu perolehan angka terjadi pada saat bola hidup masuk kekeranjang dari atas atau masuk ketika mengoper bola

Soal-soal bola basket

  1. Teknik dasar dalam permainan bola basket adalah tembakan satu tangan di atas kepala,
  2. Teknik dasar bertumpu satu kaki berputar kesegala arah dalam menguasai bola disebut pivot
  3. awal permainan tidak akan dilaksanakan apabila satu regu belum berada di lapangan dengan jumlah 5 orang pemain
  4. bola dilepaskan dari tangan wasit menunjukkan bola berada dalam permainan
  5. wasit melakukan lemparan bola ke atas diantara kedua pemain yang berlawanan disebut bola loncat

PERSIAPAN UUB KLS X SMT 2 2009

PERMAINAN

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN BERBAGAI KETERAMPILAN PERMAINAN OLAHRAGA DALAM BENTUK SEDERHANA DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR:

Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri.

Modul soft ball

Olahraga softball lahir di Amerika Serikat pencetusnya oleh George Hancoc pada 1887 di kota Chicago. Daya tarik permainan ini dapat dimainkan oleh semua usia, pria maupun wanita.

Induk softball nasional adalah PERBASASI (Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia). Kejuaraan nasional soft ball pertama kali di Jakarta tahun 1967. Dan Soft ball pertama kali dipertandingkan dalam PON ke VII tahun 1969 di Surabaya.

Pemain

  1. satu regu terdiri atas 9 orang pemain
  2. pemain yang sudah diganti tidak boleh bermain lagi

Permainan

  1. Untuk menentukan suatu regu menjadi penyerang/penjaga dengan cara di undi
  2. Permainan dilakukan dalam 7 inning
  3. Apabila regu tidak hadir akan dinyatakan kalah dan regu yang menang dapat nilai 7-0

Peraturan nilai

  1. setiap pemain (better) yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar , baik atas pukulan sendiri ataupun orang lain mendapat nilai satu
  2. dalam permainan soft ball, pemain jaga dapat dibedakan menjadi dua: 1. Infielders, yaitu left fielders, center fielders, dan right fielders. 2. outfielders posisi jaga diluar lapangan segi empat

Teknik dasar:

  1. cara memegang bola
  2. menangkap dan melempar bola
    1. teknik melempar bola; dengan ayunan atas(overhand throw), ayunan samping (side arm throw), lemparan bawah (underhand throw), lecutan tangan
    2. teknik menangkap bola; bergulir di tanah (ground-ball), melambung (fly ball), lurus (straight-ball)
    3. teknik pemain pitcher seorang fielder yang bertugas melambung bola
    4. teknik pemain catcher pemain jaga yang posisinya di belakang home plate.
    5. Teknik memukul bola (batting) ; dengan ayunan penuh (swing), tanpa ayunan (bunting)
  3. Tujuan memukul dalam permainan soft ball agar;
    1. mencapai base didepannya dengan selamat
    2. menciptakan nilai
    3. memajukan pelari didepannya
  4. Prinsip dalam memukul bola yang harus diperhatikan, yaitu;
    1. Grip (cara memegang tongkat pemukul)
    2. Stance (cara berdirinya)
    3. Stride (cara menggeserkan/melangkahkan kaki depan
    4. Swing (cara mengayunkan tongkat pemukul)
    5. Follow-through (gerak lanjutan si pemukul)

Soal-soal soft ball

  1. Permainan soft ball mirip dengan permainan base ball
  2. Lamanya waktu bermain permainan soft ball adalah 7 inning
  3. Permainan softball diciptakan oleh George Hancoc
  4. Kejuaraan softball pertama kali di Indonesia pada 1967 bertempat di Jakarta
  5. Dalam permainan softball satu regu terdiri atas 9 orang pemain
  6. Untuk menentukan suatu regu menjadi penyerang/penjaga dengan cara di undi
  7. Teknik memukul bola (batting) ; dengan ayunan penuh (swing), tanpa ayunan (bunting)
  8. Tujuan memukul dalam permainan soft ball agar;
    1. mencapai base didepannya dengan selamat
    2. menciptakan nilai
    3. memajukan pelari didepannya
  9. Prinsip dalam memukul bola yang harus diperhatikan, yaitu;
    1. Grip (cara memegang tongkat pemukul)
    2. Stance (cara berdirinya)
    3. Stride (cara menggeserkan/melangkahkan kaki depan
    4. Swing (cara mengayunkan tongkat pemukul)
    5. Follow-through (gerak lanjutan si pemukul)
  10. Soft ball pertama kali dipertandingkan dalam PON ke VII tahun 1969 di Surabaya.

MATERI UUB SENAM IRAMA KLS XI SMT 2 SMAIA 2008-2009

Mei 27, 2009

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN AKTIVITAS RITMIK MENGGUNAKAN ALAT DENGAN KOORDINASI YANG BAIK DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

KOMPETENSI DASAR

  1. Mempraktikkan kombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan.
  2. Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan

Modul senam ritmik:

Senam irama disebut juga senam ritmik adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama. Alat yang sering digunakan dalam senam irama yaitu gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain. Senam ini untuk menyalurkan nilai seni atau rasa keindahan, membina dan meningkatkan seni gerak. Yang ditekankan dalam senam irama, yaitu irama, kelentukan tubuh, dan kontinuitas gerakan.

Menurut perkembangannya senam irama terdapat 3 aliran, yaitu;

  1. berasal dari seni sandiwara dipelopori oleh Delsartes
  2. berasal dari seni musik  dipelopori oleh Jacques Dalcrose
  3. berasal dari seni tari dipelopori oleh Rudolf Van Laban

Soal-soal senam irama;

  1. Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama
  2. Yang termasuk alat digunakan dalam senam ritmik adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi
  3. Tekanan yang harus diberikan pada senam ritmik antara lain, irama, kelentukan tubuh, dan kontinuitas gerakan.
  4. Senam ritmik yang berasal dari seni sandiwara dipelopori oleh Delsartes
  5. Senam ritmik yang berasal dari seni musik dipelopori oleh Jacques Dalcrose
  6. Senam ritmik yang berasal dari seni tari dipelopori oleh Rudolf Van Laban

UUB SMT 2 KLS XI SENAM LANTAI SMA IA 4 2008-2009

Mei 27, 2009

STANDAR KOMPETENSI

MEMPRAKTIKKAN KETERAMPILAN SENAM KETANGKASAN DENGAN ALAT DAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA

KOMPETENSI DASAR

1. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman.

2. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerja sama, tanggung jawab dan menghargai teman

Modul senam lantai

1. bentuk-bentuk latihan senam lantai

a. latihan gerakan guling depan

Guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Latihan ini dapat dilakukan 2 cara:

1. guling ke depan dengan sikap awal jongkok

2. guling ke depan dengan sikap awal berdiri

b. latihan gerakan guling belakang

Guling ke belakang adalah menggulingkan badan ke belakang, dengan posisi badan tetap harus membulat, yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada.

c. lenting tangan

Handspring adalah suatu gerakan dengan bertumpu kedua tangan di lantai disertai tolakan/lemparan satu kaki dari belakang ke arah depan atas dan mendarat atas dua kaki hingga berdiri tegak. Melihat dari tolakan kaki dan cara mendarat dapat dibedakan

1. tolakan satu kaki, mendarat atas dua kaki

2. tolakan satu kaki, mendarat atas satu kaki

3. tolakan dua kaki, mendarat atas dua kaki

Untuk membina siswa agar dapat melakukan handspring terlebih dahulu harus menguasai handstand. Hal ini akan memudahkan siswa dalam berlatih handspring.

d. latihan gerakan meroda

Meroda adalah suatu gerakan ke samping dengan bertumpu atas kedua tangan dan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan. Gerakan ini kelihatannya mudah untuk dilakukan, tetapi memerlukan koordinasi gerakan tinggi. Tanpa adanya koordinasi yang baik, gerakan ini susah dilakukan

e. latihan gerakan guling lenting

Latihan guling lenting adalah suatu geakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan itu dimulai dari sikap setengah guling ke belakang atau setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus.

Soal-soal senam lantai

1. untuk dapat melakukan handspring dengan baik, seorang pesenam terlebih dahulu harus menguasai gerakan handstand

2. sesuai dengan urutan gerakan berguling ke depan adalah dari tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang

3. latihan guling ke depan dapat dilakukan dengan dua cara salah satunya yaitu guling ke depan dengan sikap awal berdiri

4. Gerakan guling ke belakang posisi badan harus tetap membulat, yaitu

kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada.

5. Meroda adalah suatu gerakan ke samping dengan bertumpu atas kedua tangan dan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan

Tambah komentar Desember 21, 2009

  • Gim3n_aqua13@yahoo.co.id

  • Kategori

  • amag 2009 analisis arti hidup bagian bahaya bangga basket behavioristik bela diri belajar Bertahan bola BOLA VOLI bulutangkis CEPAT DASAR dribell ekspedisi FAKTOR final gerak indonesia insersio irama KBM kebugaran jasmani kejuaraan keseimbangan klasik konflik korupsi letak lindan lolos manusia masuk melawan MENGUASAI menjaga stamina MENUJU UM MUDIK nama otot OLAHRAGA origo otot pemain cina pembelajaran pencak silat permainan persiapan PKPT pukulan robert gagne sejarah senam sosial taufik TEKNIK TENTANG BASKET teori wisata
  • Komentar Terakhir

    Syam's on TEORI BELAJAR
    lukman88 on ANTARA AKU BASKET
    lukman88 on TEORI BELAJAR
    lukman88 on bagian otot manusia
    rosy46nelli on bagian otot manusia
  • Blog Stats

    • 35,847 hits
  • kuliah OLAHRAGA portofolio Uncategorized
  • September 2014
    S S R K J S M
    « Des    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Klik tertinggi

  •  
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.